Kamis, 28 November 2019

28 November'19

Kemarin lupa umtuk mengisi catatan harian. Kemarin waktunya kuis matemtika keuangan. Rasanya ingin merobek soal dan keluar dari kelas. Wkwkwkkwkwkw. Emang kuliah pusing. Harus mengatur hati, mengatur pikiran, dan mengatur fisik. Kemarin juga pelantikan Gumatika, sempat meluapkan pikiran dan hati ke ane. Emang lemah banget saya. Seru juga mempunyai teman departmen Math Event yang asik. Asik diajak bercanda, asik diajak curhat, dan asik diajak nongki-nongki. Kemarin malam sempet berbalas pedan singkat dengan dia. Sempat menyinggung hati dia. Membuat dia marah sama males sama aku. Aduduuuu. Tapi harus menjelaskan maksud hati bukan gengsi yang ditinggikan. 
Hari ini, dengan pelajaran matematika diskret yang bikin bosen dan tidak tahu apa-apa, akhirnya UAS. Inginku menangis, heuheuheu. Habis itu sebenarnya kui mikroekonomi, eh kok di ganti dengan kuis take away. Wahahhahahaha. Tapi hari ini kamu masih marah saja denganku. Kamu pasti kecewa pada waktu pada waktu kemarin. Semoga kita bertemu saat kamu lagi bahagia
Terima kasih cantik

Selasa, 26 November 2019

26 November'19

Hari aku ada kuis. Aku berasa tak punya tenaga. Hatiku berantakan sekali. Ingin rasanya kembali ke rumah sebentar untuk menikmati hangatnya rumah. Hatiku tidak cukup kuat duhai wanita. Mengingatmu terlalu mudah dari menghapuskanmu dari ingatanku. Aku yang sekarang belum dalam mode sempurna tapi sedang mode sakit. Sakit di dalamnya. Tidak tahu cara mengobati. 
Inginku pergi memelukmu dan menangis di pundakmu dan bilang janganlah kamu pergi dariku. Setidaknya kamu tahu betapa pentingnya dirimu bagiku. Aku ingin meluapkan semua yang membebaniku. Aku iri pada temanmu yang tahu masalahmu. Kamu menceritakan kepadaku ketika kita jauh dari keramaian. 
Kamu berbeda dari yang lain. Kamu yang membawa barangku semua. Jangan kau bawa lari barangku. Karena suatu hari aku akan mengambilnya

Senin, 25 November 2019

25 November'19

Besok kuis matkul aljabar linear dasar. Lumayan juga ya. Seperti biasa dengan kegalauan oleh sosokmu. Cantik, kamu tadi menelponku untuk menanyai keberadaanku. Kamu juga menanyaiku lewat pesan singkat. Itu suatu kesenangan tersendiri, cantik. Terkadang aku tidak mengerti akan sebenarnya kamu apa aku. Aku tidak tahu isi hatimu wanita 90km. Aku hanya bisa diam ketika aku melihatmu. Oiya, sekarang kamu farewell party pemira fmipa kan ? Jangan malem-malem, nanti kamu sakit. Terakhir, kita mungkin akan pisah di semester depan. Aku tak tahu apakah itu benar terjadi. Sekalipun iya, itu demi kebaikanku. Terima kasih yang selalu ada. Doa baik selalu untukmu

Minggu, 24 November 2019

24 November'19

Pagi tadi aku bermimpikan kamu dan mantannu dengan berbeda mimpi. Yang pertama aku bertemu dengan mantanmu. Aku bertanya dengan mantanmu bagaimana bisa kamu bisa menjauh dan mengikhlaskan mantanmu ? Mantanmu menjawab aku sudah mempunyai keluarga di universitasku serta aku dan dia sudah sangat jauh. Dia di barat aku ada di timur. Secara tidak langsung aku bisa mengikhlaskan dia. Aku berbalas, bagaimana dengan aku yang sama kuliahannya dan aku tidak bisa mengikhlaskan dia ? Mantanmu menjawab, aku tidak tahu. Tidak sengaja aku terbangun dari mimpiku. Aku berpikir bagaimana aku mengikhlaskanmu wahai kamu yang 90km. Aku tidak tahu caranya. Bantulah aku untuk mengikhlaskanmu. Aku bermain hp sambil menghibur diriku yang tidak tahu caranya. Setelah itu aku tertidur lagi. Aku bermimpi kamu yang menarikku. Kamu tersenyum dengan lepas dan aku mengikuti ajakanmu. Kamu menunjukkan sesuatu padaku. Sesuatu yang indah, aku tidak bisa melihat dengan jelas. Selanjutnya aku tidak tahu tentang mimpiku. Senyummu sangat indah sekali. Sekarang aku tambah tidak tahu aku harus bagaimana wahai wanita 90km ? Mengikhlaskanmu atau hanya duduk diam ?

Sabtu, 23 November 2019

23 November'19

Cuek. Satu kata yang dapat aku berikan padamu. Kamu inginkan aku yang dulu. Aku inginkan kamu yang dulu. Kita sudahi pertemuan ini sebentar saja sampai aku bisa membuang semua kenanganku dan menganggapmu hanya sebagai teman biasa. Mungkin itu sulit sekali. Aku harus berenang ke permukaan untuk menghirup udara dari lingkaran dalammu. Aku harus berjuang untuk nilaiku dan fisikku yang kurang baik. Aku bisa untuk bangkit lagi dari hal tersebut. Tapi aku masih belum bisa untuk meninggalkanmu. Tapi saatnya untuk melupakanmu perlahan cantik sampai tidak berbekas. Sekian

Jumat, 22 November 2019

22 November'19

Allah membuat larangan dan anjuran kepada kita sebagai hambaNya. Kenapa aku mengenal seorang wanita yang berbeda dari wanita lain. Sedangkan kita tidak boleh menaruh hati kepada orang yang belum mahramnya. Allah mungkin memberikan batu kerikil kepadaku. Hal tersebut berupa perasaan yang berbeda dari wanita yang pernah ku temui sebelumnya. Aku ingin untuk tidak mengenal seorang wanita. Aku ingin menjadi Yuda yang seperti zaman SMA. Yuda yang ceria, suka sekali membuat kegaduhan, selalu membuat kelas menjadi hidup. Tapi semua berbeda lagi kalau Yuda sudah mengenal wanita yang istimewa baginya. Hanya dia yang ia pikirkan selalu. Tidak tahu cara menghapus ingatan dari dia. Allah ingin bagaimana cara hambanya yang lemah ini bisa menghilangkan batu kerikilnya. Tapi hambanya masih tidak tahu. Apakah ada suatu kejutan dibalik itu ?  Yuda pun tak tahu